Bullying adalah masalah serius yang dapat terjadi di mana saja, termasuk di lingkungan kampus. Poster bullying adalah bentuk intimidasi yang dapat membuat korban merasa terancam dan tidak aman di lingkungan kampus. Untuk mengatasi poster bullying di kampus, diperlukan langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh seluruh anggota kampus, baik mahasiswa, dosen, maupun staf.
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah meningkatkan kesadaran akan poster bullying di kampus. Dengan mengedukasi seluruh anggota kampus tentang bahaya dan dampak negatif dari poster bullying, diharapkan para pelaku dapat memahami konsekuensi dari tindakan mereka dan korban dapat lebih mudah melaporkan kejadian tersebut.
Selain itu, kampus juga dapat membuat kebijakan anti-bullying yang jelas dan tegas. Dengan adanya kebijakan yang mengatur tentang tindakan poster bullying, para pelaku dapat dikenakan sanksi yang sesuai dan korban dapat merasa didukung oleh pihak kampus.
Selanjutnya, penting untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman bagi semua anggotanya. Dengan mengadakan kegiatan-kegiatan yang membangun rasa solidaritas dan persatuan di antara mahasiswa, diharapkan poster bullying dapat diminimalisir dan korban dapat merasa lebih terlindungi.
Referensi:
1. Smith, P. K., & Steffgen, G. (2013). Cyberbullying through the new media: Findings from an international network. Psychology Press.
2. Olweus, D. (2013). School bullying: Development and some important challenges. Annual review of clinical psychology, 9, 751-780.
3. Rigby, K., & Smith, P. K. (2011). Is school bullying really on the rise?. Social psychology of education, 14(4), 441-455.